Maadah S.Pd,I DPRD PKB Tegal serahkan bantuan ke posko bencana Padasari

Tegalraya.com
"Bukan sekedar promosi dan publikasi marketing politik, namun namun ini bener bener kegiatan kemanusiaan yang punya nilai lebih dari sekedar ruang politik,kata kata ini saya belajar dari Gus Dur almarhum sebagai pendiri PKB", dan cita- cita bangsa Indonesia yang memiliki kebudayaan menghargai kemanusiaan.

"Kembali ke nilai kemanusiaan, saya menangis dan bener ikut bersedih berhadapan langsung dengan masyarakat desa Padasari yang terkena musibah tanah bergerak, mengungsi tidak punya rumah karena roboh, ketika mengecek  lokasi jalan-jalan dihampir seluruh warga desa Padasari kecamatan Jatinegara kab Tegal ini sudah mengungsi ke titik aman" kata Maadah S.Pd.I  DPRD PKB Tegal ( Dapil IV Jatinegara Bumijawa dan Bojong) Jawa Tengah.

Maadah bersama tim posko MWCNU Jatinegara kabupaten Tegal ini sudah 3 hari lebih membantu teknis di posko pengungsian di ponpes Al Adalah 2 desa Capar pengasuh KH Tasrifin Salim.
Menurut KH Tasrifin Salim, " Sementara itu sekitar tahun 1986 daerah Padasari ini pernah menjadi sejarah bencana, tahun 2022 dan tahun 2026 ini kembali melanda.Perkiraan BMKG dan BPPD kabupaten Tegal dan di perkuat oleh Bupati Ishak dan Wapres Gibran Rakabumi Raka kemarin Jumat 6 februari 2026, dianjurkan warga desa Padasari untuk relokasi di tempat aman,kata Kyai Tasrifin Salim.
Minggu 7 FebruaribPantauan media ini di lokasi ada 3 posko pengungungsian, posko kesehatan. Bantuan kemanusiaan materi dan non materi terus berdatangan. Warga sudah hampir seluruh sudah meninggalkan lokasi yang lebih aman (01)