SITREP (Situation Report) TANAH GERAK KAB. TEGAL.*_Update Rabu, 04/02

*SITREP (Situation Report) TANAH GERAK KAB. TEGAL.*
_Update Rabu, 04/02/2026 Pkl. 14.00 WIB._

*Kepada Yth :*
1. Kepala BNPB, 
2. Gubernur Jateng, 
3. Wagub Jateng, 
4. Sekda Jateng, 
5. Asisten 1 Jateng. 

*JENIS :*
- Tanah gerak. 

*WAKTU :*
- Senin, 2 Februari 2026
- Pukul 19.00 WIB. 

*LOKASI :*
- Desa Padasari Kecamatan Jatinegara Kab. Tegal. 

*SEBAB/AKIBAT :*
- Intensitas hujan tinggi
- Pergerakan tanah

*DAMPAK :*
*A. Warga : 250 KK 760 Jiwa,*
*B. Permukiman :*
1. Terdampak : 250 Unit, 
2. Rusak berat : 12 Unit, 
3. Rusak sedang : 7 Unit, 
4. Rusak ringan : 64 Unit. 
*C. Fasilitas Umum :*
1. Pendidikan : 6 Unit
- SDN 01 Padasari
- Ponpes Al Adalah
- SMA Al Adalah
- PAUD Al Muna Padasari
- MI Padasari
- MDTA Nurul Atfal
2. Peribadatan :
- 1 Mushola, 
3. Kesehatan :
- 1 Polindes Padasari, 
4. Infrastruktur : 
- 1 Bendung irigasi, 
- 1 Jembatan Desa.
- Jalan Desa & Kabupaten (3 titik) 
5. Kantor Pemerintahan :
- Kantor Desa Pandansari

*PENGUNGSI :*
1. Total Pengungsi : *804 Jiwa*
- Warga : 97 KK 278 Jiwa, 
- Santri : 526 Jiwa. 
2. Lokasi :
- Rumah Bpk. Kamal : 42 KK 128 Jiwa, 
- SD N 2 Padasari : 26 KK 66 Jiwa, 
- Majelis Desa Pengasinan : 29 KK 84 Jiwa, 
- Ponpes Dawuhan 526 santri
_(kemungkinan akan bertambah)_

*UPAYA :*
1. Assesment dan Kaji Cepat
2. Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana dan Komando SKPDB
3. Pendirian Posko Tanggap Darurat di Desa Padasari (Rumah Bpk. Akmal) 
4. Monev Rutin Giat Operasi SKPDB, 
5. Langkah menengah penanganan :
- Mengajukan permohonan Hunian Sementara (Huntara) dengan mempertimbangkan lokasi aman
- Perbaikan infrastruktur pada masa transisi darurat
- Opsi lokasi Huntara/Huntap menggunakan lahan Perhutani
- Penempatan kembali di lokasi asal apabila dinyatakan aman, dengan pertimbangan Badan Geologi
- Sewa lahan masyarakat, mengingat desa tidak memiliki tanah bengkok, dengan catatan lahan aman dari bencana
- Pemanfaatan lahan Perhutani
- Sewa lahan milik masyarakat sebagai alternatif sementara

*Aktivasi Posko*
_1. Cluster Pengungsian_
* 4 Lokasi Pengungsian
* 1 lokasi Dapur Umum
_2.Cluster Logistik_
* Pengelolaan dan Distribusi logistik 
_3.Cluster Kesehatan_
* Mobile check Kesehatan
* Pos Kesehatan
* Ketersediaan tenaga medis dan obat
_4.Cluster OpsSAR_
* Evakuasi warga ke lokasi aman/lokasi pengungsian
_5.Cluster Pendidikan_
* Assesment kerusakan Sarpras pendidikan dan siswa didik terdampak
_6.Cluster Sapras_
* Perbaikan jalur pipa air bersih oleh PDAM dan Pamsimas.
* Supply air bersih gunakan truk tangki

*KONDISI MUTAKHIR :*
1. Cuaca cerah,
2. Potensi pergerakan tanah masih tinggi, 
3. Evakuasi warga, penyiapan lokasi pengungsian,
4. Penyiapan ± 1.050 porsi. 

*KEBUTUHAN :*
1. Logistik sandang dan pangan untuk pengungsi. 

*++ Keterangan*
1. Eskalasi Dampak & Situasi: Dampak bencana meluas signifikan mencapai ± 250 rumah dan total 804 jiwa pengungsi/terevakuasi. Mengingat pergerakan tanah masih dinamis, operasi pemantauan dan evakuasi warga ke titik aman menjadi prioritas utama keselamatan.
2. Operasi Tanggap Darurat: Penanganan darurat telah berjalan penuh di bawah komando Posko Utama selama masa Tanggap Darurat 14 hari, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar (Dapur Umum 1.050 porsi/makan), layanan kesehatan, dan manajemen satu pintu logistik.
3. Rencana Pemulihan (Huntara/Huntap): Solusi tempat tinggal (Hunian Sementara/Tetap) mendesak untuk disiapkan dengan opsi penggunaan lahan Perhutani atau sewa lahan warga, yang pelaksanaannya wajib menunggu rekomendasi teknis keamanan lahan dari Badan Geologi.

*DUMP*
*PUSDALOPS-PB*
*BPBD PROV. JATENG*