Alasan kenapa buka warung sate, pertama, potensi alam masyarakat kabupaten Tegal salah satunya peternakan sebagai cara untuk menggerakan ketahanan pangan. Kata Eko Wahyudi di dampingi pengurus HIPSI kabupaten Tegal kemarin pada silaturahmi 1447 H di Bojong.
Kedua, Kabupaten Tegal sebagai peta nasional ketahanan pangan ini perlu di dorong dengan bukti nyata oleh masyarakat, ketiga mendidik masyarakat serta kaum santri untuk terus bisa menjadi pengusaha sukses di masa depan. Bagi kami, isu isu ekonomi yang lesu menjelang penutupan jalur selat Hormus dampak perang Iran VS Israel -AS di Iran bagi masyarakat Indonesia menjadi pemicu kita untuk tetap tanggung dan mandiri dalam menjaga kestabilan ketahanan pangan. Demikian di katakan Eko Wahyudi M.Hum ketua HIPSI (Himpunan Pengusaha Santri Indonesia) Kabupaten Tegal.
Sementara itu, Khayatulloh Falakhi M.Pd, Sekjen HIPSI Kab Tegal kami sehari hari sebagai pengusaha konveksi tetap optimis untuk bisa menjadikan kita orang orang yang bersyukur untuk punya usaha, jangan goyah dan terus Istiqomah, Kami akan merencanakan kegiatan usaha mandiri para santri dan alumni membuat warung sate dan Festifal kambing tegalan tahun 2026 dan 2027 melalui program unggulan HIPSI Farm yang di manajeri oleh Ki Walet." Kata Khayatulloh ditemui di sela sela siltaruhmi hipsi Sabtu 28 Maret 2026 di rumah Achmad Royyan Firdaus pengusaha Es Tebu murni.
Manajer HIPSI Farm Ki Walet yang rencana Achmad Royan Firdaus akan menjadi kordinator " Warung sate" untuk membuat tim penjualan warung sate dengan iuran internal pengurus HIPSI dan pengembangan bertahap, semoga lancar dan sukses," Kata Ki Walet.