Puisi kebudayaan Peradaban Islam Nusantoro
Karya : Eko Wahyudi Tegal Jateng. ( Mahasiswa Fakultas Islam Nusantara jurusan Sejarah peradanan Islam Pascasarjana UNUSIA Jakarta).
Suara gending Jawa di pojok sawah pesisiran gunung Tegalan dengan kepang kuda lumping dari kelapa milik pak Kyai
Suara gending Jawa semakin jelas di awan sampai tetangga desa membangunkan tidur panjang hewan dan manusia dan peradaban masyarakat.
Ooohh aku dan kau ayoo menari nari dan bersama pukul kendang dan suara yang nyaring untuk Nusantara.
Nyanyian Gending Jawa syair kemanusiaan.. syair perdamaian untuk saudaraku di sana yang sedang perang peradaban.
Tiba tiba ....suara gending itu tidak berhenti ...dengan cengkok lebih merdu para sinden dan wayogo ... berbondong bondong tangga berdendang tradisi budaya desa itu.
Lir Ilir Ilir tandure wong sumilir taijo royo Royo...
dengan irama sholawat Jibril
Anak anak itu
Allohukabar allohukabar
..suara adzan Maghrib lakukan doa tahlil Kebangsaan.
Tiba suara lagu bentoo
.! bentoo!.. joget jingkrak jingkrak mendem bak kuda yganti lirik dan tetap alunan Gending jawa besutan orang tua Nusantara warisan budaya.
Jombang, Jumat 28 Agustus 2026.
Pagelaran budaya Muktamar NU ke 35