Kesan dan Pesan Peserta MTQH XXXI Jawa Tengah

Slawi,14/11/25. Tegalraya.com 
Suasana macet jalan jalan protokol di Slawi ibu kota abioaten Tegal siang itu, ramai kendaraan dan penginapan hotel pun penuh. Wartawan tegalraya.com memantau pelaksanaan MTQH XXXI Jawa Tengah di kabupaten Tegal.

Wartawan tegalraya, selasa,11/ November di gedung PKK Slawi jalan Soetomo  menjumpai peserta dari Kebumen  H.Makruf Widodo dari pendamping peserta Kebumen, Makruf Widodo yang setiap bekerja Kemanag kabupaten Kebumen. Berikut petikan wawancara.

Tegalraya: Apa kesan pesannya ? Kesan MTQH di Tegal, Alhamdulillah cukup baik walaupun ada beberapa kendala teknis terkait cuaca ketika pembukaan, tapi yang lebih penting adalah dalam ajang Kompetisi MTQH ini adalah menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, memperkuat iman.

" Serta menumbuhkan semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong di antara umat Islam disamping itu juga memotivasi umat Islam untuk lebih dekat dengan Al-Qur'an, serta mendorong para peserta (kafilah) untuk menjadi yang terbaik.

Tegalraya: Bagaimana partisipasi Pemda kabupaten Kebumen?, Alhamdulillah luar biasa Pemda kebumen, Kabupaten Kebumen di bawah asuhan Hj. Lilis Nuryani dan H. Zaini Miftah dengan jumlah Ketua Kafilah H. Makruf Widodo dengan mengirim 38 peserta terbaik yang berkompetisi di berbagai cabang, mulai dari tilawah, tahfidz, qira’at, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga syarhil dan fahmil Qur’an."

" MTQH XXXI Tingkat Provinsi Jawa Tengah berlangsung di Kabupaten Tegal mulai 10 hingga 14 November 2025, diikuti oleh puluhan kafilah dari seluruh kabupaten/kota, kata Maruf Widodo.

Tegalraya,Apa harapan kedepan penyelenggaraan kedepan?. " Saya berharap agar acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan semangat membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. "

"Harapannya lainnya, juga untuk melahirkan generasi Qur'ani yang unggul tidak hanya dalam bacaan dan hafalan, tetapi juga berakhlak mulia, serta mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran beragama masyarakat." harap H.Makruf Widodo  (Eko/ tegalraya.com)