Oleh: Eko Wahyudi M.HumTradisi kebudayaan Islam Nusantara di antaranya baca Yasin dan tahlil malam "Jumat Kliwon". Kenapa Jumat Kliwon menjadi makna dan arti. Masyarakat desa Penyalahan Jatinegara kabupaten Tegal ini di masjid sebagai tradisi rutin setiap malam Jumat Kliwon membaca Yasin dan tahlil.
Penulis waktu siang hari melihat beberapa ibu ibu membawa daun sirih yang ditanam di depan rumahnya dan ada juga tetangg ikut memetik daun itu. Hampir suana kamis menjelang Jumat Kliwon pasar jalan dan makam ramai di jalan desa Penyalahan Jatinegara kab Tegal.
Selanjutnya, penulis merasakan suasana sore itu itu hening dan tadim, suara adzan memggeam di pojok masjid dekat rumahku, mendung dan suasana kebatinan mulai menuju religius Kalam illahi mendekat ke masjid.
Penulis ambil air wudhlu dengan rasa dingin dan merinding, karena kebetulan musim dingin sorenya, dan siangnya panas di daerah ini yang mempunyai ketinggian 800 mpdl di kawasan pegunungan atau 45 km dari gunung Selamat.
Gunung selamat dan sekitarnya masyarakat mempunyai tradisi dengan kebudayaan asli warga masyarakat yang berkarakter petani hutan, kembali ingat catatan sejarah lama bahwa daerah menurut cerita warga adalah di jaman dahulu tradisi gotong royong.
"Akhirnya penulis menganalisa di jaman berburu dan masa perundungian kemungkinan tradisi kebersamaan masyarakat desa pegunungan sampai hari ini masih terjaga.termasuk membaca Yasin tahlil di masjid dan di Mushola dan bahkan di rumah warga masih menjadi rutinitas".
Penulis juga ingat waktu kuliah Islam Nusantara di UNUSia jakarta, Asimilasi budaya antara agama Jawa, agama Hindu Budha dan Islam dengan balutan warisan kebudayaan suatu wilayah akan menjadi khazanah budaya."
Realitas hari ini, malam Jumat Kliwon ini menjadi momentum orang orang desa ini membaca Yasin Tahlil. Batin penulis tergugah dan merasa tenteram damai ketika berkumpul di masjid bersama sama membaca Yasin tahlil yang merupakan tradisi.
Malam Jumat Kliwon, selaij menjadi momentum kebersamaan berdoa, juga bisa menjadi makna filosofis. Penulis akan menulis makna filosofis Jumat Kliwon dengan mengadakan riset dan wawancara kepada warga di desa ini. ( 01)