H.Unang (Pembina Yayasan Berkah Rosi Peduli), " Sinergi Kemanusiaan dan Politik: Menakar Harapan Muscab PKB Kabupaten Tegal 2026".
SLAWI – Momentum politik bukan sekadar ajang pergantian tongkat estafet kepemimpinan, melainkan ruang refleksi atas pengabdian kepada umat. Hal inilah yang menjadi sorotan menjelang perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Tegal 2026. Sebagai bagian dari elemen sosial masyarakat, kami memandang Muscab ini sebagai titik krusial untuk melahirkan kepemimpinan yang tidak hanya mahir secara politik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi (amanah).
Politik Berbasis Landasan Sosial
Yayasan Berkah Rosi Peduli selama ini bergerak di akar rumput, bersentuhan langsung dengan persoalan ekonomi dan kesejahteraan warga Kabupaten Tegal. Kami meyakini bahwa politik yang sehat adalah politik yang berlandaskan pada kemanusiaan. PKB, dengan akar sejarahnya yang kuat di kalangan nahdliyin, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kebijakan publik di Kabupaten Tegal selaras dengan kebutuhan masyarakat bawah.
Kepemimpinan yang diharapkan lahir dari Muscab 2026 adalah pemimpin yang mampu mengintegrasikan program partai dengan aksi nyata di bidang sosial, seperti penguatan UMKM dan perlindungan masyarakat rentan. Politik harus menjadi alat untuk mempercepat distribusi keadilan sosial, bukan sekadar urusan elektoral lima tahunan.
Menjaga Keharmonisan di Masyarakat Majemuk Kabupaten Tegal adalah potret masyarakat yang majemuk. Keberagaman agama, budaya, dan strata sosial di wilayah ini merupakan kekayaan yang harus dijaga dengan nilai-nilai inklusivitas. Dalam pandangan kami, PKB sebagai partai yang mengusung semangat kebangsaan memiliki peran vital sebagai jembatan pemersatu.
"Muscab DPC PKB Kabupaten Tegal 2026 diharapkan melahirkan pemimpin yang visioner—yang mampu melihat perbedaan sebagai kekuatan, bukan sekat. Kepemimpinan yang amanah adalah kepemimpinan yang hadir untuk semua golongan tanpa terkecuali."
Harapan untuk Masa Depan Tegal
Kami mendoakan agar Muscab ini berjalan sukses dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan Kabupaten Tegal. Semoga terpilih para kader terbaik yang siap mewakafkan diri demi kemajuan umat. Kepemimpinan yang baru nanti dituntut untuk lebih responsif terhadap dinamika zaman, termasuk tantangan ekonomi digital dan keberlanjutan lingkungan yang kini menjadi perhatian serius masyarakat global.
Mari kita jadikan momentum Muscab ini sebagai langkah awal menuju Kabupaten Tegal yang lebih sejahtera, bermartabat, dan penuh berkah. Amin. (Eko/01)