Cerita penulis, diawali sekitar tahun 2007 saya mengisi materi pelatihan advokasi di desa Penyalahan Jatinegara sekitar 30 mahasiswa dari sebuah ormas mahasiswa bernama PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Jawa Tengah. Kemudian tahun 2011 saya dapat istri yang aktifis PMII juga seorang petani anak desa Penyalahan. Kemudian kira kira tahun 2012 saya baru tahu dengae ada pondok pesantren At Tauhidiyah Cikura. Suatu saya di suruh mertua untuk minta antar ke Khol Cikura, sekitar berjarak 15 menit ke pondok dari rumah mertua saya Penyalahan kecamatan Jatinegara.
iklan Media online LTN PCNU Tegal
Waktu itu, saya duduk di warung menunggu mertua ngaji dalam rangka Khol Sekh Armenia Ponpes At Tauhdiyah, Cikura Bojong, Kabupaten Tegal. Aku terkagum kok banyak sekali jamaahnya, kemudian malam dan siang terus siang lagi masih banyak jamaah yang hadir. Suatu hari setelah khol Cikura saya jalan jalan melihat masjid tua di sebelah kanan pondok pesantren PP At Tauhdiyyah.
Kemudian sekitar tahun 2019, Saya sudah pindah Kebumen kota kelahiranku ke Tegal dan menetap di Penyalahan Dan ambil kuliah S2 UNUSIA (Universitas Nahdlatul ulama Indonesia) Jakarta ambil Jurusan SPI (Sejarah Peradaban Islam) Fakultas Islam Nusantara (FIN) . Aku ada pekerja kuliah atau makalah jadi PR, yaitu tentang sejarah Islam Nusantara waktu oleh dosen pengampu kampusku.
Alhamdulillah, waktu itu saya bareng sama anaku Satria dan Sajiwa "Si kembar" yang masih kecil umur 3 tahun jalan jalan ke lingkungan pondok Cikura aku ambil foto masjid sebelah pondok Cikura. Ada yang menarik situs Kebudayaan Islam Nusantara di lingkungan pondok pesantren Majid tua di sebelah pondok, karena ini menarik sebagai kekuatan peradaban budaya Islam ulama NU.
Kemudian, setelah ambil foto saya ngopi di warung sebelah pondok pesantren PP At Tauhidiyah dengan bertanya tanya tentang pondok dan tanya santri yang barusan ngaji kitab di pesantren dengan khas peci dan sarungnya.
Ternyata, di pondok pesantren At Tauhidiyyah Cikura ada juga perkuliahan Mahatma Ali, ada koperasi, ada toko dan ada juga parkiran yang luas serta makam Sekh Armia yang merupakan tokoh ulama Islam.
Luar biasa ada malam Sekh Armia pendiri PP At Tauhidiyah yang kini di asuh oleh Sekh Ahmad. (Bersambung) ....Khol Cikura tahun 2026.