Catatan diskusi,"Spirit Kebudayaan Lokal Tegal pada Khol Gusdur ke 16 Forum Pecinta Gus Dur


Tegalraya.Com.selasa, 8/2026 
Oleh : Eko Wahyudi M.Hum
Tegal akeh terkenal Nang nduwur kaba, kita poci, kota mardiyah, kota linbad, kota ki Enthus.  Nama nama tokoh asli ini yang sering di omongna Nang warung kopi Karo Nang ndi panggonan...
Wis jame mulai khol dinhkana gsud Due untuk bangsa Indonesia. Pada keyeng nemen sung, kie padha ngumpul Nang gedung PCNU kabupaten Tegal, cempulek jebulanebana khol Gus Dur ping nembelas . Wooow keren jebule akeh wong padha teka acara kue..
" Gus Dur memang menarik jika di pandang dari hal spirit budaya Nusantara. Ini sosok yang jos gandos, namun juga banyak tokoh tokoh lokal yang sama seperti Gus Dur punya spirit budaya Nusantara, misal  Ki gede subayu dan para tokoh tokoh lokal Tegal lainya" Kata Ki Haryo pada season diskusi Khol Gusdur di PCNU 7 Januari kemarin.

Ki Enthus Susmono bagi saya juga punya spirit seperi Gus Dur, makanya guru bangsa atau guru piwulang Gus Dur masuk  kedalam Etik laku masyarakat Tegal dan sekitarnya." Ini kata aku.😁😁.

Ohya lupa, Kang Sastro juga menyampaikan, spirit budaya Nusantara yang ada di Tegal perlu di jaga dan terus di inovasi sebagai cara kita bangsa sebagai perwaris nilai nilai tradisional yang ternyata menyapu bersih budaya liar eh budaya luar yang merusak tatanan peradaban manusia, alam dan seisinya.

Ajaran ajaran pesantren, tokoh kejawen lainya dah tokoh pemimpin umat beragama dan tokoh desa Desa masih banyak mengikuti spirit budaya. Jika spirit budaya Nusantara ilang atau spirit budaya Tegal ilang. Maka kita yang pusing ...ananeee pada gelut dewek dewek, karena spirit Kebudayaan lokal akan menjadi kekuatan spirit kebangsaan Indonesia.Yang luar biasa tetap Ki Haryo sebagai pemicu tema kemarin , agar ada follow up khol, ternyata ada pertemuan tim untuk riset tokoh tokoh lokal, buat buku spirit budaya lokal perpsektif Gusdur, pertemuan rutin di pesantren, instruksi atau statement PCNU untuk bisa menghimbau ke warga NU atau masyarakat agar ada pemasang burung Garuda sebagai simbol negara. Ini catatan notulensi khol kemarin 

Ini bagian strategi teman kaum sarungan yang punya greget kasih sayang kepada kearifan lokal kearifan lokal yang ada di Tegal punya sejarah yang kaya raya .

Aku sebagai pendatang/ "anak hilang " dari kebumen .sejak 2004 waktu jualan koran sebagai asongan koran bekas / majalah bekas/ kadang ngamen di bis dan kereta, ada sesuatu yang unik dan menarik kenapa aku betah di Tegal.orang nya terbuka, mandiri, cerdas dan UIet.

Aku bertanya pada diriku, apakah hal di atas, keterbukaan, mandiri, UIet, cerdas ini bagian spirit budaya Tegal yang merupakan warisan budaya orang orang dulu sebelum kita lahir.

Jika semedo lebih tua dari Sangiran atau..lainya .Tegal lebih tua dalam spirit Kebudayaan. Ini yang sedang aku renungkan. Aku yakin di group ini orang orang yang hebat yang bisa mewarnai jagad kebudayaan tegal.aku sambil belajar dan kadang ndomblong bingung irama aktifis budayawan. Tetapi aku bisa menikmati dan asyiiik pokokellah..