Menelisik lebiih jauh sosok Eko Wahyudi Pembicara Seminar Regional," Strategi Pendidikan Ketahanan Pangan Nasional"

Tegalraya.com 
Eko Wahyudi M.Hum bagian dari pembicara seminar Regional, "Strategi Pendidikan Ketahanan Pangan Nasional dari Desa-Desa kebumen  menuju masyarakat Sugihbareng.
Eko Wahyudi Sagino alumni IAINU Kebumen tahun 2004, dahulu kampus itu bernama STAINU Kebumen sekitar tahun 2016 di rubah menjadi kampus IAINU Kebumen.
Sosok pembicara ini adalah orang desa kedawung Pejagoan Kebumen Jawa Tengah yang dulu pernah maju kepala desa tahun 2007 didesa Kedawung bersama calon kepala desa, selama kuliah berjualan keliling pakai bis dan kereta ke manapun gratis karena penjual asongan.

Terdidik mental lapangan dan belajar bicara ketiak menawarkan julaan koran ini bagian dari ilmu marketing produk. Kecuali itu belajar advokasi dengan ilmu organiser masyarakat. Dengan kelebihan dan kelemahannya, Eko merasakan kuliah dengan apa adanya, bagi Eko yang penting halal dan kerja apa saja untuk biaya kuliah S1 jurusan PAI tarbiyah sampai selesai 

" Hari ini bersyukur l, Alhamdulillah sekali bagi Eko,  pegang mik sebagai pembicara seminar nasional ketahanan pangan dari desa desa Kebumen menuju masyarakat Sugihbareng."
Eko Wahyudi yang kini menggondol gelar M.Hum dengan Tesis S2 UNUSIA Jakarta " Partispasi Masyarkat Antiwuwur Kebumen Dalam pencegahan korupsi dini pada Pilkades kebumen 2019., dengan nilai 36,33 nilai tertinggi, namun karena telat dan melanggar waktu yang di tentukan, akhirnya tidak Comloude", kata Eko mengutip Dr.Fatah seorang pembinbing tesis sekaligus wakil dekan fakultas Sejarah Kebudayaan Islam Nusantara, UNUSIA jakarta.
Ketahanan pangan nasional dari desa desa Kebumen yang berjumlah 449 desa dan 11 keluarga ini, jika di telisik sejarah kita sudah kaya, ini kutipan dari babad brodonolo, 1726 ketika kebumen menjadi wilayah pemasok pangan ke kerajaan Mataram, 

"Begitu pula ketika tentara Mataram perang melawan Belanda di Batavia, kebumen adalah bagian dari pasukan pengiriman pangan ke Batavia untuk suplai prajurit Mataram, dikutip dari catatan sejarah babad brodonolo yang merupakan awal pendirian Kebumen Bumi dirja yang sekarang nama Kelurahan Bumirejo atau dahulu nama kebumen berasal dari Ki Bumi yang merupakan utusan dari kerajaan Mataram.

Eko, dalam menyampaikan materi tanpa makalah, tapi,"Puisi Ketahanan Pangan Desa," berikut makalah puisi nya,Ketahanan Pangan  Desa 
--------------------------------------
Oleh ; Eko Wahyud ketua HIPSI Kabupaten  Tegal Jawa Tengah 0877 6499 8919.

Cerita nenek moyangku, naskah buku sejarah bangsa ku, dan cerita nenek ku tiap malam di desa..

Cerita dan naskah Sejarah aku menangis dan memberontak pada diriku sendiri.
Aku tulis puisi ini untuk teman temanku di seluruh Nusantara.

".....Darah mencecer disudut desa Ku, 
Aku dan keluarga ku di buat bodoh.Sampai ada yang edaaan dan mati karena kau dengan bom  dan bedil di atas pesawat terbang.. menggempur desaku.

Kau....!!!  penindas, peradaban  manusia dan bangsa ku .
Aku tak rela...!!! kebodohan dan edaaan adalah kekuatan kita untuk melawan kolonial penindas kapitalis 

Aku lawan ....!! penindas kapitalis, dengan kebodohanku  dan ke edanan peradaban bangsa ku. Karena engkau hai penindas kapiyasil yang membuat edan dan bodoh.

Aku lawan ....!!! dengan bodin ketela dan pohon pohon untuk aku jadikan kekuatan pangan dunia.negaraku tak bodoh negara ku tak miskin.

"pembodohan dan keadaan edan ini karena kau. ....!!! 
Tunggu pembalasan gerakan kebudayaan aku dan orang orang desa dan pemikiran anak anak desa dengan bodhin dan ketela. 

Aku tanam tiap hari bodin dan boledku, aku rawat dan aku ekspor ke seluruh dunia dan di depan rumah kalian ..
hai para penindas !! 

Aku marah dan marah besar pada kalian..!!! 
 kepadamu para penindas bangsaku ..aku lawan dengan hasil kebudayaan ku tanpa harus ada darah mencecer dan tidak harus membalas kebodohan dan keedanan.
Sekali lagi ....!! ....
Aku dan orang orang desa- beserta temanku di seluruh Nusantara Indonesia akan bersatu mejadikan kekuatan pangan.!!