IKA IAINU dan IKA PMII Kebumen Kawal Rekomendasi Seminar Ketahanan Pangan



Panitia seminar regional yang diadakan oleh IKA IAINU dan IKA PMII Kebumen Kawal Rekomendasi Seminar Ketahanan Pangan  Nasional dari Desa Desa Kebumen.

Siang itu, pukul 13.00 wib hari Sabtu 3 Januari 2026 di kampus IAINU Kebumen banyak motor dan bahkan mobil serta spanduk dua lembaga alumni itu di depan ruang pascarjana atau S2  IAINU Kebumen jalan tentara pelajar nomor 53.

Jalan nasional itu  ramai lancar, Lalu lintas ramai dan mendung tidak membuat surut para arus  pemudik yang telah melaksanakn Nataru 2026.

Padahal hari itu kampus libur nasional dalam kurikulum pendidikan, ternyata ada seminar Regional, bertema Strategi Pendidikan Ketahanan Pangan Nasional dari Desa Desa Menuju Masyarakat Sugihbareng." 
Acara di buka oleh Dr.Beni Rektor IAINU Kebumen dan sambutan Dr H.Makruf Widodo MPd,I  Ketua IKA PMII 
Seminar Regional itu dihadiri 75 peserta dengan unsur kampus, alumni IAINU kebumen dan IKA PMII Kebumen serta unsur pendidik swasta dan negeri  desa baik UKM desa, BPD, perangkat desa dan wartawan.

Pembicara diantaranya, Eko Wahyudi M.Hum ketua HIPSI kabupaten Tegal (periset mandiri ketahanan pangan), Teguh Yuwono kepala dinas Pertanian, ketahanan pangan kabupaten Kebumen, Khotimah MA DPRD Kabupaten Kebumen 

Pertanyaan di buka oleh moderator dari jam 3 sampai jam 6 sore, sempat break sebentar sholat Asyar dan diakhir doa oleh Mustolih ketua IKA IAINU Kebumen.

Menurut Wirastomi Yuniarko SE alumni dari STIE putra bangsa yang mewakili alumni PMII mengatakan, terimakasih kepada seluruh pihak baik kampus IAINU kebumen PMII kebumen, mahasiswa, pemerintah kabupaten Kebumen dan teman teman  media. 

Luar biasa antusias peserta, obat rindu kangen dengan penuh rasa bahagia lama tidak bertemu, ada yang 20 tahun baru ketemu dan lain sebagainya.

Sementara itu, Ali Murtadho Hasan S.Pd.I,  sekretaris panitia, kami sebagai moderator kebetulan mencatat gagasan pembicara, peserta dan semua pihak , untuk itu kita bentuk tim pengawalan rekomendasi seminar ketahanan pangan nasional ini. Rekomendasi ini diantaranya, pembentukan riset ketahanan pangan berbasis desa, pilot projek 34 Desa dari tiap Kecamatan di kebumen, serta gerakan Sugihbareng dengan  barter atau jual  antar desa hasil hasil produksi pertanian dan peternakan.( Panitia);