HIPSI Tegal Tancap Gas, Buka Warung Sate dongkrak ekonomi peternak mendukung Tegal Luwih Apik



TEGAL–Himpunan Pengusaha Santri  Indonesia (HIPSI) Kabupaten Tegal tancap gas mendukung visi Bupati Tegal, Ischak Kholid, untuk mewujudkan masyarakat tangguh dan "Tegal lewih Apik". Salah satu gebrakan HIPSI adalah rencana membuka Warung Sate Tegalan sebagai ikon baru ketahanan pangan daerah.

Langkah HIPSI ini bukan tanpa data. Ketua HIPSI Kab. Tegal [Nama Ketua] menyebut pihaknya sudah lebih dulu melakukan riset lapangan dan menggandeng langsung peternak serta kelompok ternak kambing lokal.

"Ini bentuk partisipasi kami. Jargon Pak Bupati 'Tegalewih Apik' harus kita wujudkan bareng-bareng. Caranya, kami dorong nilai ekonomi peternakan kambing lewat hilirisasi produknya, yaitu sate tegalan yang legendaris," ujarnya, Rabu 16/4/2026.

*Dari Kandang ke Tusuk Sate: Konsep Hulu-Hilir*

Rencana pembukaan Warung Sate Tegalan oleh HIPSI dirancang sebagai etalase produk peternak lokal. Daging kambing akan dipasok langsung dari peternak binaan, sehingga memutus rantai tengkulak dan menaikkan harga di tingkat peternak.

"Selama ini peternak sering kesulitan jual dengan harga bagus. Dengan adanya warung sate binaan HIPSI, kita pastikan serapan dagingnya. Peternak sejahtera, warung sate dapat bahan baku kualitas terbaik. Hasil maqsud: ekonomi jalan, budaya kuliner Tegal juga naik kelas," tambahnya.

*Bupati Dukung Penuh, Sejalan dengan Visi Misi*

Bupati Tegal, Ischak Kholid, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, program HIPSI ini selaras dengan misi pemkab untuk memajukan ekonomi masyarakat dan menciptakan kemandirian pangan.

"Kita ingin masyarakat tangguh. Tangguh ekonominya, tangguh pangannya. HIPSI hadir dengan solusi konkret dari hulu ke hilir. Ini yang saya sebut 'Tegalewih Apik'—lebih baik, lebih berdaya," tegas Bupati Ischak.

*Tegal Jadi Penyangga Pangan Nasional*

Gagasan ini makin relevan setelah Tim Pemetaan Gubernur Jawa Tengah menyebut Kabupaten Tegal sebagai *bagian dari peta penyangga ketahanan pangan nasional*, khususnya sektor peternakan.

"Artinya Tegal punya peran strategis. Kalau peternakan kambing dan sate tegalannya kuat, kita nggak cuma jaga perut warga Tegal, tapi juga ikut jaga stok pangan Jateng dan nasional," jelas salah satu tim riset HIPSI.