Seni & Budaya Perspektif Program Pemerintah Kab.Tegal & Partisipasi Masyarakat

Kabupaten Tegal adalah daerah yang memiliki keaneka ragaman seni dan budaya, dari mulai kesenian tradisional wayang, tari, sendratari, sintren, kuntulan, dan lain lain, belum lagi kesenian modern seperti musik.

Perhelatan ini akan semakin maju manakala tiga komponen saling sinergi yaitu Pemerintahan, lembaga seni dan masyarakat. demikian juga sebaliknya, manakala salah satu diantara ketiganya timpang, maka sudah barang tentu akan tertinggal dengan daerah lain.
1.Pemerintan kab. Tegal dalam hal ini sebagai ujung tombak maju mundurnya seni dan nudaya, lazimnya memaksimalkan sentuhan kepada lembaga lembaga seni yang ada di kab. Tegal, diantaranya Dewan kesenian Tegal, Dewan Kebudayaan tegal, Lesbumi NU Kab Tegal, Pepadi dll. berikut kontrolingnya.
2. Lebih spesifik lagi prespektif dengan lembaga-lembaga atau kelompok seni yang ada di Kabupaten Tegal, yang saat ini belum terdatabasekan. diharapkan untuk saling menopang dalam kerangka mengintroduction kepada halayak baik masyarakat tegal maupun skala nasional. tentunya tanpa mengedepankan pada sisi kepentingan pribadi. dan juga perlu ada sistim pengkaderan di semua bidang seni, sehingga regenerasi muncul dan berkembang dan memunculkan talen talen baru yang lebih bagus dan kreatif.

3.Terkait dengan masyarakat, tentunya bertumpu pada poin 1 dan 2. yaitu tergantung bagaimana program pemerintah dan bagaimana kelomok kelompok seni memberikan suguhan seni yang mampu menarik daya minat masyarakat. bahkan memberikan nilai kebanggaan bagi masyarakat.
Dari ketiga poin tersebut tentunya ada beberapa rekomendasi-rekomendasi yang kemudian di follow up di ketiga point tersebut. diantaranya :
1. Peningkatan anggaran bidang kesenian
2. Pembuatan konsep program kerja di lembaga lembaga seni dan budaya seperri Dewan Kesenian Kab Tegal yang sinergi dengan Program pemerintah. atau sebaliknya.
3. Lembaga seni seperti DKT meningkatkan jejaring stakeholder di luar Kab. tegal. guna eksplorasi karya seni yang ada di Kab. Tegal.
4.Diperlukannya Konseptor - Konseptor handal dikepengurusan DKT.
5. Eksistensi pagelaran yang rutin dan terarah bagi pelaku seni.
6. Database semua kelompok seni beserta lokasi.
7. Peningkatan komsep pementasan baik musik, sastra, tradisional yang memiliki daya magnet di hadapan masyarakat.
8. Kolaborasi antar lembaga yang solid.
9. Intensitas pengkaderan yang kontinuitas.
10. Peningkatan kualitas SDM para pelaku seni dan berikut management

Masih banyak lagi yang menjadi pekerjaan rumah  bersama bagi pemerintahan, lembaga seni dan masyarakat. Semoga seni dan budaya Kab. Tegal semakin maju dan berkembang.(Eko/1)