Jagung jenis Sumo ditanam di desa Penyalahan, Jatinegara Kabupaten Tegal Jawa Tengah ini.Jagung ini sebagai ketahanan pangan, memilki prospek pertanian jagung.Bukan di desa penyalahan saja, bahkan di desa desa kecamatan Jatinegara warga banyak menanam jagung sebagai pilihan.
Kondisi pertanian yang luas dan memiliki masa depan bagi anak muda tidak di gemari, memang ini menjadi tantangan, padahal jagung ini misalkan, jika di digeluti akan menjadi prospek dan bisa menjadikan mata pencaharian.
Jika anda berjalan jalan ke Tegal selatan yaitu Bumijawa, Balapulang, Jatinegara dan Bojong anda akan menemukan berbagai nuansa pertanian berbasis hutan yang kaya raya, dan daerah ini menjadi penyumbang ketahanan pangan di daerah sekitar."Jagung misalkan banyak sekali warga memilih jagung menjadi pilihannya, penulis beberapa waktu lalu menjumpai petani jagung yang setiap hari tekun menanam jagung. Di desa Penyalahan Jatinegara letaknya, petani ini dan banyak warga menanam jagung, kata Eko Wahyudi pendamping lokal desa di kecamatan Jatinegara kabupaten Tegal.
"Ketahanan pangan di desa desa kawasan Tegal selatan secara umum sudah menjadi penopang pangan. Ini harus ada kebijakan-kebijakan pemerintah untuk program kerja fokus pertanian, sepertinya halnnya anggaran desa untuk ketahanan pangan yang sedang digalakkan." Kata Eko dengan nada optimis.
Beberapa waktu laluTegalraya.com mendatangi petani, dengan harga 6.500 per kg jagung kering ini di jual ke penjual, kemudian petani ini juga memiliki kambing untuk bisa mendukung ketahanan pangan jagung untuk sebagai pupuk alami jagung.(Eko/TR)